Friday, 3 April 2015

Panaskan Mobil Secukupnya Saja


Daihatsucirebon.com - Jakarta - Selama bertahun-tahun, pasti anda sudah sering melihat orangtua anda khususnya ayah memanaskan mobilnya sembari mandi atau pun sarapan sebelum berangkat kerja atau pun jika ingin bepergian bersama keluarga.

Hal ini dilakukan agar saat dikendarai mobil tidak tersendat-tersendat ataupun mengalami mati mesin saat di jalan.

Menurut sumber yang kami dapatkan hal tersebut bisa diaplikasikan untuk kendaraan-kendaraan tahun 80-an. Kini, anda tidak perlu lagi membuang waktu hanya untuk memanaskan mesin serta membuang BBM.

Mobil-mobil dari era tersebut, masihmenggunakan kaburator, dengan pelat kecil yang bisa buka-tutup untuk menarik udara dan bahan bakar mealaui selang dan menyalurkannya ke mesin. 

Akan tetapi, jika karburator masih dalam keadaan dingin, pengoperasiaannya bakal tidak optimal. Hal ini bisa mengubah rasio bahan bakar terhadap udara – terlalu banyak udara tetapi tidak cukup bahan bakar, atau bisa juga sebaliknya – menyebabkan mesin mati tiba-tiba atau ngebul.

Tentunya tidak baik untuk kendaraan anda jika hal ini terjadi. Kendaraan keluaran sekarang sudah memiliki sistem elektronik fuel injection, yang menggunakan sensor-sensor untuk menjaga rasio udara dan bahan bakar tetap seimbang.

Sistem seperti ini tidak akan bermsalah walau dalam kondisi suhu dingin sekalipun. Itu artinya, Anda bisa menyalakan mesin dan langsung menjalankannya.
Perlu diingat, bahwa bukan berarti Anda bisa langsung tancap gas setelah menyalakan mesin anda, prosedur yang benar akan hal itu adalah:

1. Nyalakan mesin
2. Melaju dengan lembut setelah sekitar 30 detik

Waktu pemanasan mesin memang masih ada, tetapi hanya 1 menit paling lama. Setelah itu anda bisa langsung geber kendaraan anda. Kalaupun putaran belum kembali ke posisi stasioner, mobil sudah bisa dikendarai.

Jadi, di pagi hari, jangan membiarkan mesin stasioner dalam waktu lama. Juga jangan menekan pedal gas agar putaran lebih tinggi dan mesin cepat panas. Itu berarti membuang uang percuma dan ikut memperburuk lingkungan.

0 comments:

Post a Comment